Tahun 2019 - Perjuangan untuk sebuah pernikahan

.
.

Tahun 2019



Sudah tak bisa berkata-kata lagi untuk tahun ini, tahun dimana pelajaran hidup terbanyak terjadi di tahun ini, dimana suka dan duka lebih banyak duka yang saya alami. Lebih banyak kejadian pahit nan menyakitkan yang saya lewati, terutama mencari pasangan hidup untuk menikah.

Tidak perlu saya jabarkan satu persatu masalah yang saya hadapi di Tahun 2019 ini, yang pasti sudah banyak air mata sakit hati yang saya alami dan saya rasakan. Dan juga banyak usaha dan pengorbanan yang sia-sia yang saya lakukan hanya untuk sebuah pernikahan.

Semua ini berawal dari semakin bertambahnya umur, tahun semakin berganti, semakin giat saya berusaha untuk membuka hati, membuka diri, juga memperbaiki diri untuk bertemu jodoh, berharap di tahun ini saya menemukan pasangan hidup dan bahagia seperti mereka.

Tapi..

Saya menyerah..
Mungkin sudah waktunya saya pasrah..
Bukan karena saya kalah..
Tapi saya hanya mencoba mengalah..
Karena saya sudah sangat lelah..

Saya  sudah tidak peduli penilaian orang terhadap saya.
Saya sudah tidak peduli terhadap pertanyaan orang-orang tentang kapan saya akan menikah, karena mereka tidak pernah tau perjuangan saya sampai dititik ini untuk mendapatkan pasangan hidup yang baik itu sangatlah tidak mudah.

Mulai tahun 2020 dan seterusnya saya hanya akan mengubur harapan untuk segera menikah, saya sudah tidak akan berharap lebih lagi untuk sebuah pernikahan.

Saya hanya akan menjalani takdir yang sudah Allah kasih buat saya, berusaha untuk bersyukur dengan hidup yang sudah Allah kasih buat saya. Saya yakin akan ada saatnya saya dititik paling bahagia seperti mereka. 

Sesedih apapun, seberat apapun, sesakit apapun, sestress apapun, sesepi apapun, saya tetap harus terus melanjutkan hidup.

Terima kasih 2019 untuk semua kenangan manis dan pahit yang sudah saya lewati.

Terima kasih 2019 untuk semua pelajaran hidup yang sudah saya dapati.

Terima kasih 2019 untuk sebuah pertemuan dan perpisahan untuk mereka yang sempat mengisi hati dan pikiran saya. 
Karena tanpa mereka, mungkin saya tidak akan sekuat seperti sekarang. 

Terima Kasih !





2 Comments